Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, 4 April 2019 #2
Tri Melia Damaiyanti
Friday, October 04, 2019
0 Comments
Di pendakian inilah saya sedikit kesal dengan Bang Dio, karena dia selalu nge-push saya untuk berjalan sedikit cepat. Saya sudah merasa tidak enak badan ketika melewati hot spring tadi, mungkin karena perubahan suhu yang terlalu mendadak. Setelah melewati hot spring yang hangat, suhu semakin dingin. Saya tahu, hari sudah semakin sore dan kami harus mengejar sampai di puncak sebelum maghrib tiba dan bisa membuka tenda di Alun-alun Surya Kencana. Rencana hanya sekedar rencana, ketika sampai di tanjakan setan pun waktu sudah sore dan sedikit gerimis. Melihat tanjakan setan yang cukup terjal tersebut, kami turun kembali dan mengambil jalur lain. Untuk apa membahayakan diri sendiri kalau ada jalan yang lebih mudah untuk dilewati. Manusia memang terkadang rumit dan nge-sok. Saya sih setuju dengan jokes khas Palembang, "kalo wong laen pacak ngapo nak kito nian?" (Kalau orang lain bisa kenapa harus kita?) Cukuplah pendaki lain saja yang melewati tanjakan setan itu, kami mencari aman saja.






